Skip to content
walet, budidaya walet, budidaya burung walet, sarang walet, sarang burung walet, bisnis walet, bisnis budidaya walet, bisnis sarang burung walet
konsultan walet, konsultan burung walet, konsultan budidaya walet, konsultan budidaya sarang burung walet
cd walet, cd suara walet, suara walet, suara pemanggil walet, gedung walet, gedung walet paket hemat, 
artikel walet, artikel budidaya walet, artikel sarang walet, kasus walet, kasus sarang walet, kasus budidaya sarang walet, 
kasus budidaya walet, teknik budidaya walet, tehnik budidaya sarang burung walet, teknik walet,  panen walet, 
panen sarang walet


cd walet arief budiman

Sarana Jual Beli Alat-alat & Produk Budidaya Walet

You are here: Home arrow Kasus arrow Jika papan sirip berjamur
mesin pemanggil walet, mesin panggil walet, panggil walet, walet audio system, mesin suara walet

bisnis budidaya walet untung besar

Jika papan sirip berjamur PDF Print E-mail
Sirip yang berjamur merupakan satu  masalah  dalam budidaya walet. Saya banyak menerima telepon yang menanyakan bagaimana cara mengatasi papan sirip yang terlanjur tumbuh jamur. Sebagian menceritakan bahwa jamur di papan siripnya sudah berwarna hitam, sebagian yang lain mengatakan di papan siripnya tampak ada bercak-bercak putih. Kasus ini sebagai indikasi bahwa papan sirip tersebut bermasalah.

Mengapa bermasalah? Karena jika papan sirip ini berjamur, maka walet kurang menyukainya. Papan sirip yang berjamur, maka permukaan papan tersebut akan licin, dan ini akan menyulitkan bagi walet untuk bertengger. Selain itu, bau papan  yang berjamur kurang disukai oleh walet. Pada papan sirip yang jamurnya sudah parah, maka walet akan kesulitan membikin sarang di papan tersebut.

Mengapa  papan sirip bisa berjamur? Ada beberapa sebab antara lain, saat membangun gedung walet, papan siripnya tidak kering benar. Saat papan sirip di pasang,   masih menyimpan kadar air. Sehingga,  karena ada kandungan  air di papan itu, maka  lambat laun akan memberi kesempatan hidup bagi munculnya   “tumbuhan kecil” di papan itu. Tumbuhan kecil nan halus itu tidak lain adalah jamur.

Seperti kita ketahui, bahwa kondisi gedung walet pada umumnya berkelembapan tinggi. Itu artinya udara dalam gedung walet mengandung air. Jika papan sirip dari jenis kayu yang lunak, seperti albasia/sengon misalnya, maka dalam waktu 1 atau 2 tahun papan sirip itu akan terserang jamur.

Selain itu papan sirip yang dibikin dari kayu yang masih usia muda, juga bisa berpotensi memunculkan jamur. Pori-pori pada kayu muda tidak serapat pori pori pada kayu tua. Dengan kelembapan tinggi, maka udara yang mengandung air ini akan mudah meresap ke pori-pori kayu muda. Maka, air akan meresap dalam papan yang pori-porinya tidak rapat lalu memberi kesempatan bagi tumbuhnya jamur.

Akibat  bak air bocor, kemudian rembesan airnya mengenai papan sirip di lantai bawahnya, juga pelan tapi pasti akan menimbulkan problem tersendiri. Gedung walet Pak Beny di Winangun-Manado, sebagian papan siripnya berjamur. Setelah saya periksa, ternyata papan sirip nya terkena rembesan air dari bak air di lantai  atasnya yang bocor.  Jika rembesan air itu tidak segera ditanggulangi maka lambat laun  akan menimbulkan problem munculnya jamur di papan sirip tersebut.



Jika papan sirip terkena jamur, apa yang harus dilakukan? Sebab munculnya jamur di papan sirip  memang bikin pusing kepala  pemilik gedung. Di satu sisi walet lebih menyukai kondisi gedung yang berkelembapan tinggi. Di sisi yang lain, papan siripnya (terutama yang menggunakan papan sirip dari jenis kayu lunak), akan mudah terkena jamur.

Umumnya sebuah gedung walet memiliki kelembapan tinggi terutama pada lantai dasarnya. Ini di sebabkan, antara lain
 
Dinding lantai dasar lebih tebal dibanding dinding di lantai 2 dan seterusnya. Tujuan mempertebal dinding yaitu untuk keamanan fisik gedung dari ulah pembobol sarang walet.  Namun dengan dinding yang tebal,  kondisi dalam gedung akan lebih  dingin. Kenapa? Karena dinding tersebut  mengandung air sebagai akibat  daya kapiler air dalam tanah. Dinding jadi dingin. Jika telapak tangan kita tempelkan di dinding, jadi basah. Maka wajar jika lantai dasar kondisinya pasti lebih lembab.
 

 Pada lantai dasar,  ventilasi udara lebih sedikit dibanding ventilasi di lantai atasnya. Bahkan malah tanpa ventilasi. Ini juga sebagai antisipasi keamanan, dari ulah tangan jahil yang bisa saja memasukkan sesuatu benda yang sangat berbau  misalnya bangkai tikus, atau bahkan tikus hidup melalui lubang ventilasi tersebut, dengan tujuannya agar waletnya kacau lalu kabur.  Maka sebagai antisipasi, di lantai dasar tidak dibikin ventilasi udara, akibatnya  kelembapannya sangat tinggi. Agar lantai dasar kelembapannya bisa agak turun, maka  dibuatkan lubang ventilasi udara. Sedangkan untuk  menanggulangi ulah jahil orang, bagian luar dan dalam ventilasi (misalnya paralon), di tutup dop berlubang. Dengan cara itu,   udara  bisa keluar masuk sedangkan benda asing tidak  bisa masuk ke dalam gedung.
Lantai dasar yang lembab karena,  umumnya diisi air. Ini dilakukan selain karena tidak ada resiko bocor, juga agar kondisi  gedung  lembab. Walet tentu akan sangat suka karena dengan kelembapan tinggi, walet mudah untuk mengeluarkan air liurnya. Tapi, jika volume airnya terlalu berlebihan, akibatnya tingkat kelembapannya pasti  akan lebih tinggi lagi.  Jarum pada alat hegrothermometer sampai mentok. Kelembapan bisa mencapai diatas 100 %.  Ini seperti antara lain gedung walet milik  Pak Tatang, di Sumber Rejo-Balikpapan. Seluruh ruangan lantai bawah gedung itu digenangi air  setinggi 20 cm, diatas mata kaki saya. Saya berjalan pelan-pelan karena selain licin, juga  agar suara langkah kaki di air tidak menimbulkan bunyi terlalu keras, bisa bikin walet kaget. Memang dengan kondisi kelembapan sangat tinggi walet sangat suka. Ini terbukti  walet banyak bersarang di lantai bawah. Tapi, apa akibat negatifnya? Banyak papan sirip yang berjamur.


Apa yang dilakukan jika papan sirip anda berjamur?

  1.  Bersihkan jamur dari permukaan papan dengan menggunakan lap kain. Lantas sikatlah (dengan sikat kawat). Setelah bersih, kemudian lap  dengan kain yang sudah diberi alkohol. Alkohol ini akan meresap ke dalam papan, dan membunuh akar jamur. Pakailah  alkohol dengan kadar 70 %.  Halim di Sampit menggunakan Hydrogen peroxide yaitu alcohol untuk membersihkan luka. Dia membeli obat itu di apotik.   Cara pemakaiannya, sambil papan sirip dibersihkan jamurnya, obat yang berisi alkohol 80 % ini  disemprotkan sedikit di papan sirip itu. Lalu akan muncul busa. Dengan munculnya busa, obat itu sedang bereaksi membunuh “kuman”  di  papan sirip. Biarkan beberapa saat, busa akan hilang sendiri. Alkohol akan membunuh jamur. Ulangi 1 minggu lagi agar jamur itu betul-betul mati. Yang harus anda perhatikan, jika populasi walet di gedung itu sudah lumayan banyak, pemakaian alkohol jangan terlalu banyak. Lakukan sedikit saja dan secara bertahap. Ini agar bau nya tidak terlalu menyengat, yang bisa mempengaruhi kenyamanan walet.
  2. Agar sirkulasi udara bisa lebih aktif, gunakan ex-house fan. Pilihlah ruangan gedung yang paling lembab,  pasanglah ex-house fan di tempat itu. Dengan cara ini  tentu akan sangat membantu menurunkan tingkat kelembapan  yang tinggi. Jagalah kondisi dalam gedung agar tidak terlalu lembab.
  3. Jika jamur di papan sirip itu sudah sangat parah, tidak ada    jalan lain, kecuali mengganti dengan  papan sirip yang baru. Jika papan sirip yang terkena jamur itu cukup banyak, maka gantilah secara bertahap. Sebagian orang melapis papan sirip yang berjamur tadi, dengan alumunium/ ram kawat parabola. JIka anda mengganti papan yang berjamur tadi dengan papan sirip yang baru,  itu akan lebih baik.
 
< Prev   Next >
walet, budidaya walet, budidaya burung walet, sarang walet, sarang burung walet, bisnis walet, bisnis budidaya walet, bisnis sarang burung walet
konsultan walet, konsultan burung walet, konsultan budidaya walet, konsultan budidaya sarang burung walet
cd walet, cd suara walet, suara walet, suara pemanggil walet, gedung walet, gedung walet paket hemat, 
artikel walet, artikel budidaya walet, artikel sarang walet, kasus walet, kasus sarang walet, kasus budidaya sarang walet, 
kasus budidaya walet, teknik budidaya walet, tehnik budidaya sarang burung walet, teknik walet,  panen walet, 
panen sarang walet
walet, budidaya walet, budidaya burung walet, sarang walet, sarang burung walet, bisnis walet, bisnis budidaya walet, bisnis sarang burung walet
konsultan walet, konsultan burung walet, konsultan budidaya walet, konsultan budidaya sarang burung walet
cd walet, cd suara walet, suara walet, suara pemanggil walet, gedung walet, gedung walet paket hemat, 
artikel walet, artikel budidaya walet, artikel sarang walet, kasus walet, kasus sarang walet, kasus budidaya sarang walet, 
kasus budidaya walet, teknik budidaya walet, tehnik budidaya sarang burung walet, teknik walet,  panen walet, 
panen sarang walet

18 desain gedung walet paket hemat

5-sarang-walet-untuk-rumah-Tuhan
iklan_walet.gif

Syndicate

Who's Online

We have 22 guests online

Kegiatan Saya

suara_walet_cek_lokasi.jpg