|
Budidaya Sriti Biaya Murah |
|
|
|
Populasi burung seriti di Bali memang sangat besar. Uniknya, kembang
biak burung ini menempati jineng, yaitu tempat untuk penyimpanan padi.
Jineng terletak di sekitar rumah. Orang Bali membikin dari batang kayu
beratap daun rumbia. ada juga yang menggunakan atap ilalang. Ukuran
jineng ini sekitar 4 m X 5 meter. Tinggi sekitar 6 sd 8 meter. Desain
jening dibuat agar tikus tidak bisa masuk memakan padi. Di bagian atas
ada lubang segi tiga untuk sirkulasi udara, yang kemudian digunakan
seriti sebagai lubang keluar masuk. Di bagian bawah ada tempat duduk
lesehan yang disebut balai bengong.
|
|
Read more...
|
|
|
Meningkatkan Populasi dan Produktifitas Walet |
|
|
|
Suatu saat di sore hari ada sms masuk ke hp saya. Isinya sebuah
pertanyaan – lebih tepatnya keluhan : “Bagaimana cara meningkatkan
populasi walet ? Padahal segala cara sudah saya coba. Sampai sekarang
bangunan sudah berjalan 4 tahun, namun isinya hanya terdapat 50 sarang
walet. Bahkan karena buntu pikiran, saya juga pernah minta jasa
paranormal. Namun populasi walet tak mau bertambah juga. Belakangan
saya baru ternyata si paranormal itu juga punya gedung walet, namun
juga tidak berkembang “.
|
|
Read more...
|
|
|
Mencegah dan Mengatasi Walet Kabur |
|
|
|
Buku ini juga merupakan kumpulan jawaban atas berbagai macam pertanyaan
yang diajukan selama ini. Mengapa walet kabur dari sebuah gedung?
Padahal koloni walet ini sudah bertahun-tahun berbiak dengan baik. Ada
seorang ibu dari Gresik mengeluhkan populasi waletnya dari tahun ke
tahun terus menurun. Bayangkan, menurut informasi dari ibu Gresik itu,
semula total produksi sarang waletnya mencapai 30 kg. Namun sekarang
tinggal 5 kg. Kenapa bisa demikian?
|
|
Read more...
|
|
|
Menyelami Bisnis Gedung Walet dan Sarang Walet |
|
|
|
Buku ini berisi kumpulan pertanyaan ‘public walet’ yang ditujukan ke
saya, baik melalui SMS, e-mail, maupun surat. Ada juga pertanyaan
secara lesan saat saya memberi konsultasi di lokasi. Beberapa
pertanyaan saya jawab secara sekilas. Sebagian pertanyaan yang lain
saya simpan di catatan saya. Ada pertanyaan yang bermutu, ada yang
setengah bermutu, ada yang tidak bermutu, sesuai dengan tingkat
pemahaman masing-masing orang terhadap budidaya walet. Dalam buku
ini ada pertanyaan; seberapa penting pemasangan sarang imitasi ? Sarang
imitasi yang bagaimana yang bagus? Apakah sarang kreasi sendiri,
misalnya dari karton atau daun kelapa bagus juga untuk sarang imitasi?
Apa keuntungan dan kerugian pakai sarang imitasi?
|
|
Read more...
|
|
|
Memanggil dan Mengasuh Walet dengan SRITI KEMBANG |
|
|
|
Apakah burung walet bisa hidup-berkembang biak dalam ruang terkurung?
Saya jawab dengan huruf miring : Tidak mungkin ! Teman saya di Jambi,
Asiung ikut menjawab : Bo ceng li ! Teman saya waktu kuliah, Abu bakar
Baradja ikut menimpali : La yumkin ! Mengapa walet tidak bisa hidup
dalam ruang terbatas ? Kendala apa saja sehingga walet tak bisa
dikurung seperti halnya burung lain? Lalu, informasi yang dimuat di
media cetak dan elektronik bahwa walet dapat diternak itu benar apa
enggak ?
|
|
Read more...
|
|
|
Pedoman Membangun Gedung Walet |
|
|
|
Pertanyaan yang sering kita dengar, bagaimana sich sebenarnya desain
ideal gedung walet itu? Apakah desain ideal itu pada luas dan tinggi
gedung? atau pada tata ruang di dalamnya? Atau pada pengaturan suhu -
kelembapan - cahaya? Untuk menjawab pertanyaan ini tidaklah sulit jika
kita mengacu pada ‘ilmu dasar habitat walet’ yaitu sebagai burung yang
asalnya menghuni gua. Dalam buku ini saya menjelaskan kenapa burung
walet pada awalnya memilih gua untuk berkembang biak ? Ini karena iklim
mikro gua sangat sesuai dengan habitat walet.
Tapi benarkah semua gua di pegunungan, atau di pinggir pantai pasti
dihuni walet ? Jawabnya tentu tidak! Secara sederhana, terdapat 3
kategori gua, yaitu, Pertama : gua yang sangat produktif, terdapat
ribuan sarang walet di dalamnya. Gua seperti ini, kondisi iklim
mikronya lembab atau sangat lembab Ukuran gua lumayan luas dengan
langit-langit yang tinggi. Faktor cahaya di bagian dalam remang-remang
sampai gelap.
|
|
Read more...
|
|
Burung walet berpindah tempat disebabkan oleh beberapa hal. Saya coba
menjelaskan dari sebab yang ringan sampai yang berat. Buku ini wajib
dibaca oleh pelaku budidaya walet agar burung berliur mahal ini tetap
berkembang biak dalam gedung milik sendiri, tidak migrasi ke gedung
lain. Beberapa orang mengeluhkan populasi waletnya dari tahun ke tahun
terus menyusut. Produksi sarangnya kian merosot. Tanpa disadari,
ternyata pemilik gedung telah melakukan hal-hal yang mendorong walet
pindah ke gedung lain.
Ada dua faktor penyebab walet pindah tempat,
yaitu faktor internal, dan eksternal. Faktor internal, seperti masuknya
predator ke dalam gedung walet; yaitu tokek, tikus, atau kecoa. Tokek
memakan telur, tikus memangsa induk dan anak walet. Jika ada dua
predator ganas ini, walet pasti hengkang, karena keamanan fisiknya
terancam. Sementara kecoa makan sarang. Jika kita gunakan camera -
infra red, saat malam hari rombongan kecoa terlihat bergerilya mendekat
sarang walet kemudian sedikit demi sedikit menggerogoti sarang.
|
|
Read more...
|
|
|
Budidaya Walet| Strategi Menang |
|
|
|
Animo masyarakat untuk membudidayakan walet semakin marak. Tidak
sedikit ruko (rumah toko) yang dialih fungsikan menjadi rumah walet
(ruwal). Suara walet elektronik terdengar sahut menyahut, kadang
membikin bising telinga yang tidak biasa mendengarnya. Disadari atau
tidak, kompetisi antar gedung semakin ketat dan perang suara telah
dimulai. Siapa yang akan kalah dan siapa yang akan menang ? Bisakah
anda menang, meski sebelumnya kalah? Bagaimana agar selalu menjadi
pemenang?
Keberhasilan dalam budidaya walet ditentukan oleh berbagai
faktor yang saling mengkait dan mendukung. Selain faktor posisi gedung
dan faktor waktu (timing), saya memfokuskan dalam bahasan ini lebih
pada faktor tata suara, yaitu meliputi, antara lain : pemilihan jenis
suara yang diputar, penataan twiter, besar kecilnya volume, serta trik-
trik lain.
|
|
Read more...
|
|
|
Memproduksi Sarang Walet Kualitas Tinggi |
|
|
|
Kualitas sarang walet antara lain ditentukan dari bentuk sarang, warna,
ukuran, keutuhan, serta kebersihan. Ada sarang yang berbentuk mangkok,
ada yang mangkok kecil, bentuk sampan, sudut, dll. Dalam sebuah gedung,
hasil produksi sarang walet memiliki kualitas yang berbeda-beda. Ada
yang 80 % kualitas sarang waletnya bagus, sehingga nilai jualnya
tinggi, namun sebaliknya ada juga yang 80 % kualitas sarangnya kurang
bagus, sehingga nilai jualnya rendah. Mengapa bisa demikian? dalam
buku ini saya mencoba menjelaskan macam-macam kualitas sarang walet,
serta bagaimana cara memproduksi sarang walet agar memiliki bentuk yang
bagus, ukuran besar, warna putih-merah, utuh dll.
|
|
Read more...
|
|
|
Dalam membudidayakan burung walet, banyak cara yang bisa dilakukan.
Yaitu menetaskan telur walet dengan induk lain. Sebagian orang
melakukan penetasan telur-telur walet dengan alat mesin penetas,
seperti halnya menetaskan telur ayam, telur itik, telur puyuh dll.
Dalam buku ini saya berusaha menjelaskan dengan detail macam & cara
penetasan telur walet. Cara ini lazim disebut teknik putar telur.Teknik
menetaskan telur walet dapat dilakukan dengan 4 cara. Pertama : yaitu
menetaskan telur walet dengan bantuan induk burung seriti. Kedua,
menetaskan telur walet dengan bantuan induk seriti kembang. Ketiga,
menetaskan telur walet dengan alat mesin tetas. Keempat, menetaskan
telur walet dengan induk walet.
|
|
Read more...
|
|
|