Buku Walet
Menetaskan Telur Walet | Menetaskan Telur Walet |
|
|
|
|
Penetasan telur walet dengan induk seriti dilakukan dengan tujuan
menghadirkan koloni walet di sebuah rumah atau gedung. Syarat utama
usaha ini adalah harus sudah ada koloni burung seriti yang bersarang di
gedung. Diharapkan kelak, koloni walet akan berkembang dan menghuni
gedung itu. Umumnya putar telur dilakukan karena populasi walet masih
sedikit, atau hanya terdapat populasi seriti. Namun sebagian orang,
meskipun populasi waletnya sudah lumayan banyak, dan populasi seriti di
gedung itu juga banyak, maka induk seriti dimanfaatkan untuk menetaskan
telur-telur walet. Tujuannya agar populasi waletnya tambah berlipat.
Dalam buku ini saya jelaskan secara detail agar upaya putar telur yang dilakukan berhasil. Sebab tidak sedikit orang yang gagal, meski bertahun-tahun dilakukan upaya putar telur, tetapi walet yang menetas-setelah bisa terbang, kabur ke gedung lain. Putar telur dilakukan di daerah yang populasi seritinya sangat besar, seperti di Jawa, Bali, Lombok, Sulawesi, dll. Teknik putar telur dengan induk seriti kembang, memang masih sedikit yang mempraktekkan. Seriti kembang adalah burung liar yang bisa dijinakkan dan dikurung dalam sebuah gedung serta disuplay makanan sampai burung tersebut bertelur. Setelah bertelur, telur seriti kembang diganti telur walet. Maka kelak menetaslah piyik-piyik walet yang kemudian akan diasuh oleh induk seriti kembang. Budidaya burung seriti kembang belum memasyarakat. Saya menemukan teknik ini th 1999. Sudah saya sosialisasikan melalui media cetak & elektronik. Juga sudah saya kenalkan ke berbagai kota melalui seminar, seperti di Jakarta, Surabaya, Malang, Lampung, Bali. Saya juga sudah tulis dalam buku dengan judul “ Memanggil & Mengasuh Walet dengan Sriti Kembang”. Untuk teknik penetasan dengan mesin tetas dan induk walet, silahkan membaca buku ini. |
| < Prev | Next > |
|---|
| Home |
| Profil Arief Budiman |
| Buku Walet |
| Suara Walet |
| Pemesanan |
| Kasus |
| Member |
| Gallery |
